Bata ringan (hebel) kini semakin populer digunakan dalam konstruksi bangunan modern. Bobotnya yang ringan, presisi tinggi, serta kemudahan pemasangan menjadikannya pilihan favorit para tukang dan kontraktor. Namun, agar hasil akhirnya benar-benar maksimal, proses plester pada bata ringan perlu dilakukan dengan cara yang tepat. Yuk, simak langkah-langkahnya berikut ini!
Mengapa Plester Bata Ringan Harus Dilakukan dengan Benar?
Bata ringan memiliki permukaan yang lebih halus dan menyerap air lebih rendah dibandingkan bata merah. Jika cara plesternya salah, risiko retak rambut atau plesteran mengelupas bisa terjadi. Oleh karena itu, teknik yang tepat akan membuat dinding lebih kuat, rata, dan tahan lama.
Langkah-Langkah Plester Bata Ringan yang Tepat
- Persiapan Permukaan Bata Ringan
Sebelum mulai memplester, pastikan dinding bata ringan dalam kondisi bersih dan kering. Bersihkan debu, minyak, atau sisa perekat dengan sikat atau kain basah. Hal ini penting agar plester bisa menempel sempurna.
- Buat Jaring Kawat pada Sambungan
Jika dinding memiliki sambungan antara material berbeda (misalnya, antara bata ringan dan beton), gunakan jaring kawat (wiremesh) untuk mencegah retak. Jaring ini membantu distribusi tekanan agar plester tidak pecah di pertemuan material.
- Gunakan Plester Khusus Bata Ringan
Plester biasa sering tidak cocok karena kurang fleksibel dan tidak menempel baik pada bata ringan. Gunakan mortar instan atau plester khusus untuk bata ringan yang memiliki daya rekat lebih tinggi dan diformulasikan untuk bahan tersebut.
- Campurkan Mortar Sesuai Takaran
Ikuti petunjuk pada kemasan mortar. Umumnya, mortar instan hanya perlu dicampur air. Aduk hingga konsistensinya kental dan tidak terlalu cair, agar tidak mudah turun saat diaplikasikan.
- Aplikasi Plesteran
Gunakan roskam untuk mengaplikasikan plester dengan ketebalan ideal 1–2 cm. Plester terlalu tebal bisa retak, sementara yang terlalu tipis kurang melindungi dinding. Ratakan dengan mistar aluminium agar permukaan rata dan halus.
- Finishing dan Pengeringan
Setelah plester mengering sebagian (setengah kering), lakukan penghalusan permukaan dengan alat sekrap. Diamkan dinding selama beberapa hari hingga kering sempurna sebelum dicat atau dilapisi acian.
Tips Tambahan agar Hasil Maksimal
- Hindari memplester saat hujan atau cuaca sangat lembap.
- Jangan terburu-buru mengecat dinding sebelum plester benar-benar kering.
- Gunakan plesteran dua tahap jika menginginkan hasil ekstra halus (plester kasar lalu plester halus). SobatBems bisa cek di www.bahanmaterial.com untuk plester yang berkualitas ya!
Memplester bata ringan memang tidak bisa disamakan dengan bata konvensional. Dibutuhkan teknik dan material yang sesuai agar hasilnya kuat, rata, dan estetis. Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, SobatBems bisa mendapatkan hasil plesteran yang maksimal dan tahan lama. Yuk, mulai praktikkan cara yang benar agar dinding rumah SobatBems tampil sempurna! Klik disini untuk mendapatkan bata ringan yang berkualitas.