Cuaca panas yang menyengat lalu disusul hujan deras sering membuat tukang di lapangan menemukan atap rumah yang tidak mampu meredam panas dan suara air dengan baik. Tukang di lapangan sering menemui kondisi ini saat atap rumah tidak mampu menahan panas dan suara air. Dalam banyak proyek, kontraktor mulai melirik teknologi atap UPVC, terutama upvc double layer, karena performanya dinilai lebih stabil.
Perhatian langsung tertuju pada jenis lapisan atap, minat muncul setelah melihat perbedaannya, keinginan memilih atap yang tepat semakin kuat, lalu keputusan pun diambil sebelum salah spesifikasi menimbulkan masalah baru.
Mengenal Atap UPVC
Atap UPVC merupakan material berbahan dasar unplasticized polyvinyl chloride. Tukang menyukai bahan ini karena ringan, tahan karat, dan tidak mudah lapuk. Selain itu, UPVC tidak menyerap air sehingga cocok untuk iklim tropis. Kontraktor juga sering memilihnya karena pemasangan relatif cepat dan perawatannya sederhana.
Baca juga: Keunggulan Atap UPVC ECOROOF Dibanding dengan Atap Lain: Anti Berisik
UPVC Single Layer Itu Apa
UPVC single layer memiliki satu lapisan utama tanpa rongga tambahan. Struktur ini membuat bobot atap lebih ringan dan harga lebih terjangkau. Tukang biasanya memasang tipe ini untuk bangunan sederhana, seperti kanopi, gudang, atau area servis. Selain itu, single layer tetap mampu menahan hujan dengan baik jika pemasangan dilakukan sesuai standar.
UPVC Double Layer Itu Apa
Berbeda dengan single layer, UPVC double layer memiliki dua lapisan dengan rongga udara di tengahnya. Rongga ini berfungsi sebagai peredam panas dan suara. Mandor lapangan sering merekomendasikan tipe ini untuk rumah tinggal atau bangunan yang membutuhkan kenyamanan ekstra. Dengan struktur berlapis, atap terasa lebih stabil saat cuaca ekstrem.
Perbedaan Struktur dan Fungsi
Perbedaan utama terletak pada lapisan dan performa. Single layer fokus pada perlindungan dasar dari hujan. Double layer menambahkan fungsi insulasi. Tukang bisa langsung merasakan perbedaannya saat berdiri di bawah atap. Suhu ruangan terasa lebih sejuk dan suara hujan tidak terlalu mengganggu.
Kelebihan UPVC Single Layer
UPVC single layer unggul dari sisi efisiensi biaya. Kontraktor sering menggunakannya untuk proyek dengan anggaran terbatas. Bobot ringan juga mengurangi beban rangka. Selain itu, proses pemasangan berjalan lebih cepat sehingga waktu kerja bisa dipangkas.
Kekurangan UPVC Single Layer
Namun, single layer memiliki keterbatasan dalam meredam panas dan suara. Tukang biasanya menambahkan lapisan insulasi tambahan jika bangunan membutuhkan kenyamanan lebih. Tanpa tambahan tersebut, ruangan bisa terasa lebih panas saat siang hari.
Kelebihan UPVC Double Layer
Tipe ini menawarkan kenyamanan lebih baik. Rongga udara di tengah lapisan membantu menahan panas dan meredam suara hujan. Mandor proyek sering mencatat suhu ruangan lebih stabil saat menggunakan atap ini. Selain itu, struktur berlapis membuat atap terasa lebih kokoh.
Kekurangan UPVC Double Layer
Di sisi lain, biaya material lebih tinggi dibanding single layer. Bobotnya juga sedikit lebih berat, sehingga rangka harus dipastikan kuat. Kontraktor biasanya menyesuaikan spesifikasi rangka agar performa atap tetap optimal.
UPVC Double Layer dan Kenyamanan
Banyak kontraktor memilih upvc double layer untuk rumah tinggal karena faktor kenyamanan. Atap ini cocok untuk area dengan intensitas panas tinggi atau curah hujan besar. Tukang juga jarang menerima keluhan berisik setelah pemasangan tipe ini dilakukan dengan benar.
Kesesuaian dengan Iklim
Iklim panas dan lembap menuntut atap yang mampu mengontrol suhu. Single layer masih cocok untuk daerah dengan panas sedang atau bangunan terbuka. Sementara itu, double layer lebih ideal untuk wilayah tropis dengan paparan matahari tinggi. Penyesuaian ini membantu menjaga kenyamanan jangka panjang.
Rekomendasi untuk Tipe Rumah
Untuk rumah sederhana, garasi, atau bangunan tambahan, single layer sudah cukup. Kontraktor biasanya mengarahkan pilihan ini agar biaya tetap efisien. Untuk rumah tinggal, ruko, atau bangunan komersial, double layer lebih direkomendasikan karena kenyamanan menjadi prioritas.
Standar Pemasangan yang Tepat
Apa pun jenisnya, pemasangan menentukan hasil akhir. Tukang harus memastikan kemiringan atap sesuai agar air mengalir lancar. Selain itu, rangka harus rata dan kokoh. Mandor lapangan selalu mengecek sambungan dan jarak sekrup supaya atap tidak melengkung.
Perawatan Setelah Terpasang
Atap UPVC tidak membutuhkan perawatan rumit. Tukang cukup membersihkan permukaan dari debu dan daun secara berkala. Pemeriksaan sambungan juga membantu menjaga performa atap tetap optimal dalam jangka panjang.
UPVC Double Layer untuk Investasi
Dalam jangka panjang, upvc double layer sering dianggap sebagai investasi. Kenyamanan yang dihasilkan mampu meningkatkan nilai bangunan. Selain itu, penghuni merasa lebih tenang karena atap bekerja maksimal menghadapi cuaca ekstrem.
Pemilihan antara UPVC single layer dan double layer perlu mempertimbangkan fungsi bangunan, iklim, dan anggaran. Tukang, mandor, dan kontraktor yang berpengalaman selalu menyesuaikan spesifikasi dengan kebutuhan lapangan.
Single layer unggul dari sisi efisiensi, sedangkan double layer menawarkan kenyamanan ekstra. Dengan keputusan yang tepat, atap mampu bekerja optimal dan tahan lama.
Untuk menambah wawasan seputar material bangunan dan tips konstruksi, kunjungi laman ini dan baca artikel-artikel menarik lainnya. Saat membutuhkan bahan bangunan berkualitas, pastikan membeli hanya dari distributor resmi dan terpercaya.
Sedangkan, solusi aman beli atap UPVC tersedia melalui website ini, sehingga proyek berjalan lancar dan hasilnya memuaskan.




